Contoh Kasus Teknik Audit Berbantuan Komputer

Kami memberikan beberapa contoh kasus sederhana pada proses pengolahan, pengawasan dan pemeriksaan dataSiklus Analisis Data. Read more ... »….  Integritas Data yang Tinggi ( Read Only), Analisa DataJasa Support Analisa Data Perusahaan. Read more ... » Tanpa Batas (Logic Limitation), Data 100% (No Sampling Data)

 

Stok Barang & Gudang


•  Membuat nilai rata-rata jumlah penjualan berdasarkan produk/barang, sales representaive, region dan lain-lain.

 

Account Payable

•  Memisahkan data  pembayaran tunai  berdasarkan Vendor/Supplier untuk proses verifikasi Audit

 

Data Customer/Nasabah/Penduduk

•  Summary data Customer berdasarkan perusahaan dan statusnya

•  Identifikasi Customer  yang memiliki lebih dari satu nomor ID pada produk yang sama

•  Identifikasi  nomor  ID  Customer  yang  salah  (  tes  kwalitas  data  didalam database)

•  Summary Customer berdasarkan Industri dan Jenis Usaha

•  Rekap data Customer (aktif dan non aktif)

•  Identifikasi pembayaran Customer yang masih belum tertagih.

•  Identifikasi duplikasi data pada Nama/Alamat/Tgl Lahir. Hal ini berkaitan dengan “Single One Identity” (Duplikasi Data Non Unique)

 

Asset Management

•  Membandingkan pembukuan dan depresiasi pajakPengertian dalam Perpajakan. Read more ... » dan indikasi perbedaan

•  Menunjukan penurunan item-item pada biaya dan   asset-asset yang lebih besar dari biaya

•  Mengambil contoh asset yang akan diperiksa keberadaanya

•  Rekalkulasi pada jumlah biaya asseet dengan kwantiti dan harga per unit asset

•  Memeriksa umur dari asset tersebut

•  Identifikasi kesalahan kode asset yang diberikan

•  Dan lain-lain

 

General System Integration

•  Mengkombinasikan  hasil   data   dari   laporan   keuangan   untuk   gambar prosentase graphik

•  Menggabungkan data hasil audit yang telah diverifikasi untuk kepentingan eksternal auditor

•  Membuat automasi untuk mengcopy semua data yang diinginkan kedalam sebuah spreed-sheet / excel.

•  Dan lain-lain

 

Salary and Payroll

•  Summary dan cetak data gaji berdasarkan criteria yang pilih sebagai general review

•  Identifikasi perubahan dalam pemotongan, gaji kotor, jumlah gaji dan lain- lain

•  Memisahkan semua data penggajian dimana jumlah gaji melebihi dari jumlah yang diterima sebenarnya

•  Membandingkan user yang memasukkan semua data baru karyawan sesuai dengan authorisasi yang dimilikinya.

•  Membandingkan dan rekap biaya untuk pembayaran khusus seperti bonus, hari raya dan overtime.

•  Membandingkan data  Absensi  dan  pembayaran dengan  penggajian dan mengindikasi adanya perbedaan.

•  Identifikasi perhitunganPerbedaan Neraca dan Perhitungan Laba (Rugi). Read more ... » kenaikan berkala dari setiap pegawai

•  Identifikasi kesalahan pembayaran Pajak yang dibayarkan oleh perusahaan

•  Identifikasi Penggajian Fiktif / Pegawai Fiktif

 

•  Menyeleksi item-item persediaan barang yang terus menerus untuk proses

“roconsiliation test”

•  Mencocokan jumlah nilai suatu barang dengan nilai yang ada pada “General

Ledger”

•  Secara statistik, meneliti pemakaian dan pemesanan untuk meningkatkan perputaran arus persediaan barang

•  Laporan  persediaan  barang  dan  “High  Value  Balance”  menggunakan beberapa kriteria-kriteria tertentu

•  Menguji ketelitian pengerjaan user secara keseluruhan

•  Menyusun dan  mengelompokkan perputaran persediaan barang  didalam suatu laporan

•  Menguji data-data duplikasi barang, no item, harga dan nama barang

•  Memisahkan perbedaan data dari standar harga yang menggunakan mata uang lain.

•  Identifikasi  item-item  dengan  volume  per  tahunnya  dibawah  dari  jumlah

”quantity on hand”

•  Memisahkan  dan  menganalisa  nilai  transaksi  besar  berdasarkan  Nilai, Kelompok dan lain-lain

•  Laporan Rugi Laba berdasarkan barang yang dipesan (Low-High, High-Low)

•  Proses Automatisasi untuk membuat Summary Report berdasarkan Type barang, Lokasi gudang dan lain-lain.

•  Penilaian Keuangan tentang LIFO dengan FIFO manajemen

•  Analisa perbedaan antara “Standard Cost” dengan “Actual Cost”

•  Mengisolasi persediaan barang dimana biaya produksi lebih besar dari harga yang dijual (penjualan rugi)

•  Mengidentifikasi  item-item  yang  memiliki  jumlah  barangnya  kosong  dan harga tidak tercantum alias 0

•  Menyamakan dan membandingkan persediaan barang yang diterima dengan buku besarBuku Besar dan Buku Tambahan. Read more ... » Vendor

•  Memeriksa  volume  pemesanan  barang  berdasarkan  item-item,  gudang penyimpanan dan Vendor

 

Account Receivable

•  Automasi pembuatan laporan jumlah penerimaan dalam beberapa format

•  Mengidentifikasi credit notes, balances dan Invoice

•  Mengelompokkan jumlah  Invoice  berdasarkan Customer, Invoice,  jumlah pembayaran dan lain-lain.

•  Membuat laporan adanya nomor yang hilang/lompat didalam urutan nomor- nomor invoice yang sudah dikeluarkan

•  Mengidentifikasi duplikasi data Invoice, Credit atau Penerimaan barang yang dipesan.

•  Menentukan biaya penggudangan dengan jumlah hari yang tersimpan oleh customer

•  Rekap pembayaran oleh klien, sales representative, region dan lain-lain.

•  Identifikasi pengambilan credit  diantara  waktu  diskon  pada  saat  tanggal pembayaran.

•  Menunjukkan perbedaan antara pengiriman dokumen dengan Invoices

•  Menghitung revenue yang hilang dari tagihan yang tidak terbayar oleh klien dan lain-lain.

 

•  Rekap data pembayaran berdasarkan Customer, Bank, Vendor/Supplier dan

lain-lain

•  Mengumpulkan data-data voucher atau invoice yang telah di “posting” dan dibandingkan jumlah Purchase Ordernya

•  Memisahkan data-data invoices per tahun untuk meneliti diskon/potongan vendor

•  Memisahkan perbedaan unit harga vendor berdasarkan produk, over time dan lain-lain

•  Mengumpulkan   data   nilai   data   invoice   yang   besar   tanpa   ada   PO

berdasarkan jumlah pembayaran, vendor dan laini-lain

•  Identifikasi pendistribusian pada account-account   yang tidak dimasukkan kedalam account-account ledger

•  Rekonsiliasi register pembayaran berdasarkan invoice vendor

•  Rekonsiliasi pembayaran kepada vendor dengan purchase ordernya

•  Membuat summary aktiviti untuk supplier dengan duplikasi produk

 

Pengawasan Pembelian & Penerimaan Barang

•  Identifikasi Pembelian Barang Fiktif

•  Memisahkan data  harga  dan  penerimaan setiap  barang  yang  bervariasi berdasarkan vendor dan purchase order

•  Mengecek jadwal tanggal penerimaan pada purchase order dengan tanggal penerimaan sebenarnya, summary dan detailnya.

•  Identifikasi duplikasi purchase order atau penerimaan barang tanpa ada purchase order

•  Rekonsiliasi penerimaan berdasarkan perbedaan pertambahan pembayaran pada item yang diterima

•  Analisa keterlambatan pengiriman barang yang berakibat pada tertundanya pekerjaan, projek atau jatuh tempo penjualan

 

<< Audit Tools

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


Latest Client

Jasa Raharja
Jasa Marga
Pama Persada

Share The Knowledge